Ubah Limbah Jadi Berkah: Ibu-Ibu PKK Mangunweni Ciptakan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah
Pada tanggal 10 Agustus 2024, mahasiswa KKN UNUGHA Cilacap mengadakan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah bagi ibu-ibu PKK di Desa Mangunweni. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah minyak jelantah agar bisa diolah menjadi lilin aromaterapi, sehingga minyak jelantah yang sudah digunakan sebanyak dua kali tidak digunakan terus-menerus tetapi diolah kembali menjadi barang yang lebih bermanfaat.
Pelatihan ini melibatkan sekitar 35 ibu-ibu PKK yang aktif dalam kegiatan desa Mangunweni. Ibu-ibu PKK dipilih sebagai peserta karena partisipasi mereka yang tinggi dalam setiap kegiatan di desa. Acara ini diadakan di balai desa Mangunweni dengan semua bahan dan peralatan disediakan oleh mahasiswa KKN UNUGHA Cilacap.
Peralatan yang digunakan dalam pelatihan ini antara lain kompor, panci, penyaring, cetakan lilin, sendok, benang kasur, dan penyangga sumbu. Sementara bahan-bahan yang digunakan meliputi minyak jelantah, parafin, arang, krayon, dan essential oil. Sebelum digunakan, minyak jelantah direndam terlebih dahulu menggunakan arang selama satu malam untuk menetralisir bau dan membuatnya lebih jernih.
Pada hari pelatihan, ibu-ibu PKK bersama mahasiswa KKN melakukan proses pembuatan lilin aromaterapi dengan merebus minyak jelantah hingga mendidih, kemudian mencampurkannya dengan parafin dengan perbandingan 1:1. Setelah mendidih, campurkan krayon warna, matikan api, dan tunggu beberapa saat. Setelah itu, tambahkan essential oil, tuangkan ke dalam cetakan lilin, dan masukkan benang kasur yang telah diikat dengan penyangga sumbu.
Setelah proses pelatihan selesai, mahasiswa KKN membagikan sampel lilin aromaterapi yang telah jadi kepada para ibu-ibu PKK. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi ibu-ibu PKK di Desa Mangunweni dalam memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi produk yang lebih bernilai dan bermanfaat.
